(1) Deru burung besi itu kian nyaring begitu melewati tempatnya berjongkok. (2) Perempuan tua menghentikan gerakan tangannya, menggiring burung itu lenyap dari mata lamurnya. (3) Lalu, tangannya kembali mecuci pakaian, sesekali dipindahkannya timba berisi air ke dalam ember. (4) Saban pagi ia selalu akrab dengan cucian yang tak kunjung habis. (5) Beberapa detik sekali, tangan keriputnya berhenti, lalu menampari pipi dan kaki. (6) Nyamuk di belantara beton ternyata lebih ganas ketimbang nyamuk-nyamuk rimba yang saban pagi singgah di kulitnya saat menyadap karet nun jauh di pedalaman Sumatera.
Bukti latar pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat..
A. (1) dan (2)
B. (3) dan (4)
C. (4) dan (5)
D. (5) dan (6)
Bukti latar pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat..
A. (1) dan (2)
B. (3) dan (4)
C. (4) dan (5)
D. (5) dan (6)
Jawaban:
A.
Penjelasan:
hadu aku takut salah, Bismillah deh, hehe, semoga membantu
[answer.2.content]